Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid Sedang Rampungkan White Paper untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran, Apa Itu White Paper?
Jakarta – Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Indonesia berencana menyelesaikan Dokumen Peta Putih atau white paper yang berisi usulan kemudian rekomendasi dari globus usaha sebelum bulan September tahun ini.
“Insya Allah white paper ini sebelum September, kalau sanggup Insya Allah Agustus ini sudah ada kami siapkan,” ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid ke Jakarta, Senin, 15 Juli 2024 disitir dari Antara.
Menurut Arsjad, whitepaper yang dimaksud akan diberikan untuk legislatif dan juga eksekutif pada pemerintahan Prabowo-Gibran. “White paper inilah yang nanti akan kami berikan untuk teman-teman ke legislatif dan juga juga eksekutif,” katanya.
Menurut pandangan pelaku usaha, ada tiga isu sektor ekonomi strategis yang tersebut diperlukan mendapat perhatian pada lima tahun ke depan. Isu-isu yang dimaksud adalah optimalisasi sektor-sektor strategis yang tersebut dapat menggerakkan pertumbuhan, penguatan kapasitas UMKM nasional, kemudian peningkatan kesejahteraan kelas menengah.
Kemampuan Nusantara pada menangani ketiga isu ini akan berpengaruh pada keberhasilan mencapai cita-cita Negara Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai tujuan ini, penting bagi pemerintah, globus usaha, lalu seluruh pemangku kepentingan di dalam Indonesi untuk bersinergi kemudian bekerja sama.
Terkait dengan isu-isu strategis sektor ekonomi yang digunakan dihadapi pelaku usaha dan juga pengembangan kegiatan pemerintah untuk lima tahun ke depan, Kamar Dagang lalu Industri (Kadin) Negara Indonesia sedang menyiapkan whitepaper yang digunakan berisi usulan juga masukan dari pelaku bidang usaha pada bervariasi sektor dan juga daerah, investor, dan juga akademisi.
Apa itu White paper?
Dilansir dari web.archive.org, white paper adalah dokumen resmi yang digunakan biasanya diterbitkan oleh perusahaan atau organisasi untuk memberikan informasi mendalam tentang suatu masalah, solusi yang mana diusulkan, atau panduan tentang suatu topik tertentu. Tujuannya adalah untuk mendidik pembaca, membantu merekan mengenali isu tertentu, serta memberikan rekomendasi atau solusi yang digunakan didukung oleh data kemudian analisis. White paper banyak digunakan di konteks bisnis, teknologi, kemudian kebijakan publik.
Whitepaper yang mana sedang disusun oleh Kadin Indonesia mencakup usulan lalu masukan pada bidang sektor ekonomi yang mana akan disampaikan terhadap pemerintah dan juga diharapkan berubah jadi acuan pada perencanaan perkembangan ekonomi jangka menengah.
Selain menghimpun usulan lalu masukan dari asosiasi lapangan usaha di beragam sektor dan juga daerah, Kadin Indonesia juga akan melibatkan investor, lembaga riset, universitas juga akademisi, organisasi masyarakat, juga pemangku kepentingan lainnya pada tahapan penyusunan whitepaper melalui survei lalu diskusi.
Penyusunan white paper ini akan dilaksanakan secara inklusif juga kolaboratif dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Isi whitepaper yang dimaksud akan mencakup rekomendasi area fokus konstruksi yang tersebut diharapkan dapat mempercepat perkembangan kegiatan ekonomi serta mengupayakan pelaksanaan inisiatif prioritas pemerintah untuk lima tahun mendatang.
Selain itu, white paper ini juga akan berkesinambungan dengan Roadmap Negara Indonesia Emas 2045 yang tersebut diresmikan oleh Kadin tahun tak lama kemudian sebagai referensi pada perencanaan konstruksi perekonomian jangka menengah.
Artikel ini disadur dari Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid Sedang Rampungkan White Paper untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran, Apa Itu White Paper?





