Hindari Lemas Setelah Makan Siang dengan Makanan Berindeks Glikemik Rendah

Pernah merasa ngantuk kemudian lemas pasca makan siang? Jangan khawatir, kamu tidak ada sendirian! Banyak orang mengalami ini, dan juga salah satu pemicu utamanya adalah ketidakstabilan gula darah akibat konsumsi makanan dengan Ukuran Glikemik (GI) tinggi.
Apa Itu Ukuran Glikemik?
Indeks Glikemik adalah nilai yang digunakan untuk mengukur seberapa cepat makanan yang mana kita konsumsi meningkatkan kadar gula darah. Makanan dengan GI tinggi cenderung cepat dicerna kemudian diserap oleh tubuh, yang digunakan menyebabkan lonjakan gula darah yang mana cepat. Sebaliknya, makanan dengan GI rendah dicerna serta diserap lebih besar lambat, sehingga menyebabkan peningkatan gula darah yang dimaksud lebih banyak stabil dan juga bertahap.
Skala GI:
GI Rendah: 55 atau kurang
GI Tinggi: Di menghadapi 55
Dampak Makanan GI Tinggi
Contoh makanan dengan GI tinggi meliputi nasi putih, roti putih, kentang, gula reguler, sirup jagung fruktosa tinggi, kemudian sereal sarapan olahan bergula. Makanan ini menyebabkan lonjakan kadar gula yang dimaksud cepat, cocok untuk atlet yang dimaksud membutuhkan peningkatan energi secara instan. Namun, lonjakan ini banyak dihadiri oleh dengan penurunan cepat, menimbulkan energi cepat habis, perasaan cepat lapar, kemudian kemungkinan kenaikan berat badan.
Dampak Makanan GI Rendah
Sebaliknya, makanan dengan GI rendah seperti nasi merah, ubi jalar, kacang-kacangan, sayuran, oats, biji-bijian utuh, juga roti gandum utuh miliki kegunaan yang dimaksud lebih banyak baik untuk kesehatan. Makanan ini meningkatkan gula darah secara stabil, membantu mengontrol nafsu makan, lalu memperkuat manajemen berat badan dan juga pengendalian diabetes.
Pentingnya Memilih Makanan Berdasarkan Angka Glikemik
Memahami dan juga memilih makanan berdasarkan nilai Skala Glikemik dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengatur pola makan juga kesehatan. Dengan memilih makanan GI rendah, kamu sanggup menghindari lonjakan gula darah yang drastis, menjaga energi masih stabil, lalu menurunkan risiko penyakit seperti hiperglikemia dan juga jantung.
Mulailah dengan memilih gula yang dimaksud lebih besar sehat, seperti Gula Lontar, Gula Kelapa, Gula Aren, atau kurma yang dimaksud miliki GI rendah. Gula ini lebih besar ramah bagi tubuh kemudian membantu menjaga gula darah tetap memperlihatkan stabil. Temukan gula ramah ini di tempat granola juga makanan sehat lainnya!
Buat yang dimaksud penasaran dengan Skala Glikemik, tonton videonya cuma pada YouTube Channel YAVA Bali, ya!





