Kantor Pertanahan Sidoarjo optimalkan layanan dengan membuka Sabtu-Minggu

untuk melayani 11.000 permohonan ini kami harus ada inovasi, sehingga kami melaksanakan PELATARAN pada Hari Hari Sabtu juga Minggu
Sidoarjo, Jatim – Kantor Pertanahan Wilayah Sidoarjo Provinsi Jawa Timur mengoptimalkan pelayanan pengurusan pertanahan pada akhir pekan Sabtu-Minggu, guna membantu para pekerja dengan waktu terbatas.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Sidoarjo Saksono Budi Hartono mengatakan, pihaknya mengoptimalkan pelayanan dalam Hari Hari Sabtu dan juga Minggu, guna melayani komunitas pada wilayah itu, melalui Proyek PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan).
"Latar belakang dibukanya PELATARAN sebab animo komunitas pada Sidoarjo besar sekali mengenai permohonan (urusan pertanahan) pada satu bulan sekitar 11.000 (permohonan berkas). Jadi, untuk melayani 11.000 permohonan ini kami harus ada inovasi, sehingga kami melaksanakan PELATARAN dalam Hari Hari Sabtu juga Minggu," kata Saksono di Sidoarjo, Sabtu.
Saksono menyampaikan bahwa pelayanan pertanahan di dalam Sabtu-Minggu direalisasikan mulai dari pukul 08.00-12.00 WIB. Komunitas atau pemohon yang digunakan datang mengurus diwajibkan pemilik asli atau tanpa surat kuasa.
"Layanan ini kami berikan bagi pemohon sendiri yang dimaksud bukan bisa jadi hadir ke hari kerja Hari Senin sampai Jumat," ujar Saksono.
Dalam acara yang telah dijalankan sejak tahun 2023 itu, Saksono memaparkan bahwa pihaknya bisa jadi melayani hingga 40 permohonan pada Proyek PELATARAN yang dibuka pada akhir pekan Sabtu-Minggu.
Dia mengungkapkan tak ada perbedaan jenis layanan antara hari kerja biasanya dengan layanan yang digunakan diberikan pada akhir pekan. Hal itu, sebagai bentuk pelayanan maksimal untuk masyarakat.
Lebih lanjut, Saksono memaparkan layanan pertanahan ke Sabtu-Minggu akan terus dikerjakan selama di dalam kedua hari yang disebutkan tak ada libur keagamaan atau libur nasional.
Selain itu, bagi pegawai Kantor Pertanahan Sidoarjo yang digunakan bertugas di Sabtu-Minggu masuk pada kategori lembur sehingga mendapatkan upah yang digunakan sudah pernah ditentukan sesuai kebijakan. Hal itu, sebagai bentuk pemberian kesejahteraan juga hak pegawai.
"Bagi penduduk Sidoarjo yang mempunyai permasalahan pertahanan harap hadir untuk mendaftarkan sendiri tanpa surat kuasa. Kalau tiada mampu hadir pada hari jam kerja bisa saja hadir pada hari Hari Sabtu kemudian Akhir Pekan ke Proyek PELATARAN antara jam 08.00 pagi sampai jam 12.00 siang," kata Saksono.

Tugino (56) warga Desa Sidokare, Kecamatan Sidoarjo, mengaku terbantu dengan adanya inisiatif tersebut, apalagi dirinya yang tersebut berprofesi sebagai pribadi guru sehingga memiliki waktu terbatas apabila ke jam kerja.
"Inovasi ini sangat bagus, sangat diperlukan dibuka Sabtu-Minggu, kenapa? Karena pada hari-hari libur seperti Sabtu-Minggu ini kan banyak warga yang tersebut libur juga sehingga mampu mengurus sendiri," kata pria yang digunakan merupakan guru ke SMA Katolik Untung SMA Katolik Utung Sorapati, Sidoarjo.
Senada dengan Timbul Guntoro (49), warga Permata Candi Loka Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, mengutarakan dirinya sebagai pekerja swasta sangat terbantu melalui kegiatan itu pada mengurus peningkatan tanah dari Sertifikat hak guna bangunan (SHGB) bermetamorfosis menjadi sertifikat hak milik (SHM).
"Dengan pelayanan Hari Hari Sabtu serta Akhir Pekan ini sangat membantu bagi kami khususnya untuk kami yang mana bekerja lalu juga pelayanan yang sangat baik, full mulai dari jam 8 sampai jam 12 siang," kata Guntoro.

Menurut Guntoro, dengan adanya layanan pengurusan pertanahan ke Hari Hari Sabtu lalu Mingguan sangat terbantu utamanya bagi merek yang tersebut bekerja.
"Sangat terbantu sekali lantaran selama ini kami kalau harus mengurus di dalam jam kerja kami sangat repot, untuk mengambil waktu luang ke jam kerja juga perizinan dari kantor kami juga agak susah, sehingga layanan Sabtu-Minggu ini sangat membantu tentunya," ujar Guntoro.
Terpisah, Kepala Biro Hubungan Komunitas Kementerian Agraria juga Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampri mengungkapkan bahwa acara itu telah dilakukan dirilis sejak tahun 2022.
Lampiri menuturkan, kegiatan itu untuk membantu warga akibat dapat menjadi solusi pada kepengurusan administrasi pertanahan dalam akhir pekan.
"PELATARAN untuk memudahkan masyarakat. Jadi, masyarakat yang mana sibuk ke hari kerja lalu tidaklah bisa jadi urus tanahnya, sekarang masih bisa saja mengurus sertifikat lalu urusan pertanahan lainnya pada akhir pekan. Dan layanan ini diperuntukkan bagi pengurusan yang digunakan bukan dikuasakan," ujar Lampri.
Ia mengungkapkan, PELATARAN utamanya diimplementasikan pada kantor-kantor pertanahan yang tersebut berkedudukan pada ibu lota provinsi juga kantor yang tersebut miliki rata-rata jumlah agregat pelayanan pada menghadapi 2.000 berkas per bulan.
Dia menyebutkan, terdapat 107 kantor pertanahan pada 33 Provinsi yang tersebut membuka layanan akhir pekan.
"Masyarakat dapat mengurus sertifikat serta administrasi pertanahan lainnya dalam hari Sabtu-Minggu mulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00 waktu setempat," ucap Lampri.
Artikel ini disadur dari Kantor Pertanahan Sidoarjo optimalkan layanan dengan buka Sabtu-Minggu





