Golden Visa Diluncurkan Jokowi, Bank Mandiri Provider Layanan Terintegrasi Pertama
Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum lalu HAM (Kemenkumham) resmi meluncurkan Golden Visa Nusantara pada Kamis, 25 Juli kemarin. Gayung bersambut, Bank Mandiri melalui livin by Mandiri membuka layanan semua jenis golden visa secara digital.
Program Golden Visa ini diklaim menawarkan kemudahan berinvestasi bagi warga negara asing (WNA) ke Indonesia dengan izin tinggal selama lima hingga 10 tahun. WNA dapat menginvestasikan dananya ke beraneka instrument termasuk pada bank milik negara.
Bank Mandiri berubah menjadi institusi perbankan pertama ke Negara Indonesia yang menyediakan layanan terintegrasi mulai dari inisiasi tabungan hingga terbitnya Golden Visa. Bank Mandiri dipilih sebagai mitra pertama Golden Visa salah satunya akibat Livin by Mandiri dapat diakses ke 121 negara planet seperti UK, Netherland, China, serta bermacam negara lain sekaligus berubah-ubah pilihan solusi barang penanaman modal juga tersedia pada layanan ini.
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menyatakan kerja serupa ini akan membantu WNA untuk membuka Rekening Tabungan semata-mata dengan menggunakan Paspor, Izin Tinggal Sementara (ITAS)/Izin Tinggal Tetap (ITAP)/Golden Visa melalui Livin by Mandiri. Dia mengumumkan Bank Mandiri antusias dengan kerja sejenis ini.
“Kami akan mengoptimalkan layanan rakyat Ditjen Imigrasi untuk para WNA agar menyita perhatian perhatian para WNA untuk menginvestasikan dana nya dalam Indonesia. Dengan begitu, perkembangan dunia usaha negara bergabung terbantu,” ujar Rohan Hafas ketika hadir di acara Peresmian Golden Visa ke Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Mega Kuningan, Kamis kemarin, seperti disitir di informasi tertulis.
Dia mengatakan peluncuran Golden Visa ini menandakan komitmen Bank Mandiri untuk menggalang peningkatan perekonomian nasional melalui pembangunan ekonomi asing yang mana signifikan. Dengan demikian, kerja sebanding ini dapat menciptakan nilai tambah bagi kedua belah pihak kemudian meningkatkan pengalaman pada menggunakan layanan perbankan dan juga pemerintahan yang digunakan terintegrasi.
Selain itu, Rohan mengklaim acara Golden Visa potensial untuk menyokong perkembangan portofolio dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri yang dimaksud berkelanjutan di dalam masa mendatang. Ditjen Imigrasi mengatakan target di dalam tahun 2024 mencapai 1.000 pendaftar potensial Golden Visa
Sampai dengan akhir Mei 2024 total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri telah lama mencapai Mata Uang Rupiah 1.296,1 triliun. Pencapaian yang disebutkan meningkat 12,9% secara year on year (YoY) yang digunakan ditopang oleh dana ekonomis atau current account saving account (CASA).
Targetkan 1000 WNA Terima Golden Visa Tahun Ini
Presiden Joko Widodo atau Jokowi memohon kemudahan penanaman modal kemudian berkarya bagi warga negara asing melalui Golden Visa Nusantara mesti melalui seleksi ketat. Dia menyampaikan belaka warga negara asing berkualitas juga sanggup berkontribusi bagi Indonesia belaka yang dimaksud mampu mendapat Golden Visa.
“Ini hanya sekali untuk good quality travelers, sehingga harus benar-benar selektif serta diseleksi. Benar-benar dilihat kontribusinya, jangan sampai justru meloloskan orang-orang yang tersebut membahayakan keamanan negara, khalayak yang tidaklah memberi kegunaan secara nasional,” kata Jokowi di pidatonya.
Selain itu, Jokowi juga memohon para duta besar negara sahabat yang mengunjungi acara itu untuk mensosialisasikan Golden Visa Indonesia. Tujuannya agar meningkatkan kerja sejenis kegiatan ekonomi antara negara sahabat dengan Indonesia.
“Saya juga berharap dubes negara-negara sahabat untuk menyampaikan kebijakan ini dalam negara setiap untuk meningkatkan kerja sejenis dunia usaha lalu perekat persahabatan antarnegara,” kata Jokowi.
Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum kemudian Hak Asasi Orang (Kemenkumham) RI Silmy Karim mengungkapkan ketika ini sudah pernah ada 300 warga negara asing atau WNA yang digunakan menerima Golden Visa Indonesia. Dari jumlah total itu, Silmi mengutarakan pemerintah mendapat penanaman modal sebesar Mata Uang Rupiah 2 triliun.
“Harapan kami ini mampu memberikan dampak terhadap ekonomi, tentunya di di sini akan terus bertambah,” kata Silmy ketika ditemui usai peluncuran Golden Visa di The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada Kamis, 25 Juli 2024.
Silmy mengumumkan 300 WNA yang telah lama menerima Golden Visa Tanah Air itu berasal dari berubah-ubah kategori, baik yang dimaksud telah lama didaftarkan melalui perusahaan ataupun personal. Dia mengumumkan dari 300 WNA itu dua ke antaranya adalah bos Chat GPT Samuel Nama individu kemudian instruktur tim nasional sepak bola Tanah Air Shin Tae-yong. Adapun, Shin Tae-yong menerima Golden Visa secara segera dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika peluncuran platform digital ini.
Sementara itu, Silmy menyatakan pada tahun ini Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki target 1000 WNA dapat mendapat Golden Visa. “Saat ini profilnya belum berbagai yang digunakan kelihatan lantaran harapan kita tahun ini sanggup 1.000 warga negara asing yang digunakan mendapatkan golden visa,” kata dia.
Pilihan Editor: Sandiaga Komitmen Tiket Pesawat akan Turun sebelum Pemerintahan Jokowi Digantikan Prabowo
Artikel ini disadur dari Golden Visa Diluncurkan Jokowi, Bank Mandiri Penyedia Layanan Terintegrasi Pertama





