Willy Hutchinson: Mike Tyson Sanggup Memenangkan KO Atas Jake Paul

Rencana duel Mike Tyson vs Jake Paul terus melahirkan pro-kontra lantaran keduanya berbeda usia sampai 32 tahun. Kendati demikian, Mike Tyson diyakini masih sanggup mencetak KO bersejarah berhadapan dengan Jake Paul meski pertarungan dianggap sebagai omong kosong.
Legenda kelas berat itu akan kembali bertarung pada usia 58 tahun melawan petinju YouTuber berusia 26 tahun, Jake Paul, pada 15 November 2024, pada sebuah pertarungan yang digunakan sudah disahkan secara mengejutkan. Jika pertarungan ini berlangsung sesuai rencana, Tyson akan memecahkan rekor mantan rivalnya, Roy Jones Jr, untuk karier kelas berat terlama, yang digunakan dimulai pada 1985 hingga 2024.
Petinju bintang Willy Hutchinson, yang mana akan bertarung melawan Joshua Buatsi di tempat undercard Anthony Joshua vs Daniel Dubois, percaya bahwa Tyson bisa saja menang mengingat keterampilan Paul yang ‘terbatas’.
“Aku masih berpikir ia bisa jadi mengalahkan lalu meng-KO Jake Paul bahkan di dalam usia 60 tahun, beliau tidak ada ada apa-apanya,” kata Hutchinson untuk talkSPORT.
Namun, kata Hutchinson, duel antara Mike Tyson vs Jake Paul benar-benar memalukan, juga berpotensi merusak olahraga tinju sehingga membuatnya sedikit olok-olok.
“Maksudku, apa yang dimaksud didapat atau diadakan oleh tinju dengan pertarungan seperti itu? Tapi semua orang pasti akan tertarik kemudian menontonnya.”
Pertarungan kompetitif terakhir Tyson terjadi pada 2005, pada waktu ia dipaksa pensiun oleh Kevin McBride pasca hasil tragis di area pertarungan terakhirnya. Kondisi fisiknya telah memburuk pada waktu itu, lalu 19 tahun kemudian, beliau masih berjuang melawan permasalahan kemampuan fisik untuk kembali ke ring.
Dalam upaya membuktikan kebugarannya, Tyson mulai memposting video latihan untuk pertama kalinya sejak kembali, setelahnya sebelumnya terpaksa menunda pertarungan.
Dia masih mempunyai kekuatan yang mana luar biasa di beberapa momen, namun ini akan menjadi tantangan melawan Paul yang dimaksud sedang berada di dalam puncak fisik.





