XL Axiata Bikin Kejutan! Laba Bersih Melesat 58%, Pendapatan Tembus Rp17 Trilyun

JAKARTA – Di berada dalam persaingan sengit di dalam lapangan usaha telekomunikasi, XL Axiata justru unjuk gigi dengan kinerja keuangan yang bikin mata melotot. Laporan keuangan semester pertama 2024 menunjukkan laba bersih perusahaan meroket 58% jika dibandingkan periode mirip tahun lalu, mencapai hitungan fantastis Simbol Rupiah 1,03 triliun. Ini adalah merupakan pencapaian tertinggi pada satu dekade terakhir!
Bukan Cuma Laba, Pendapatan Juga Moncer
Tak belaka laba bersih, pendapatan XL Axiata juga berkembang signifikan sebesar 8% menjadi Rp17,06 triliun. Kenaikan ini teristimewa didorong oleh layanan data kemudian digital yang naik 10% serta berkontribusi 93% terhadap total pendapatan. Artinya, strategi perusahaan untuk fokus pada layanan digital terbukti jitu.
“Situasi lalu kondisi lapangan usaha telekomunikasi nasional yang mana terus semakin menantang juga kompetisi yang mana berlangsung ketat hingga pada waktu ini mampu kami respon dengan pencapaian kinerja yang digunakan sangat menggembirakan,” ungkap Presiden Direktur & ketua eksekutif XL Axiata, Dian Siswarini.
Rahasia Kesuksesan XL Axiata

Apa sih yang bikin XL Axiata mencapai laporan keuangan yang moncer? Ternyata, ada beberapa strategi jitu yang digunakan dia terapkan:
1. Personalisasi: XL Axiata fokus memberikan penawaran juga layanan yang tersebut sesuai keinginan masing-masing pelanggan. Hasilnya? Pelanggan makin puas, penyelenggaraan layanan meningkat, dan juga pendapatan pun mengambil bagian terdongkrak.
2. Angka Analytics: Dengan analisis data canggih, XL Axiata bisa saja berinvestasi di dalam area yang dimaksud tepat dan juga mendirikan jaringan yang dimaksud sesuai dengan permintaan pelanggan.
3. Kecerdasan Buatan (AI): XL Axiata juga memanfaatkan Kecerdasan Buatan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, menentukan lokasi BTS yang dimaksud akurat, juga mengoptimalkan efisiensi operasional.
Efisiensi Jadi Kunci

Selain meningkatkan pendapatan, XL Axiata juga berhasil menekan biaya operasional. Salah satu langkah adalah dengan mengupayakan pengaplikasian program digital MyXL dan juga AXISnet. Hasilnya, jumlah keseluruhan pelanggan bergerak kedua aplikasi mobile ini mencapai 32,1 juta, meningkat 5,1 jt dari tahun lalu.
Jaringan Makin Kuat, 5G dalam Depan Mata
XL Axiata juga terus menguatkan jaringan dengan merancang lebih tinggi sejumlah BTS, termasuk BTS 4G. Total BTS pada saat ini mencapai 163.884 unit, naik 8% dari tahun lalu. Taraf fiberisasi BTS juga mencapai 62%, sebagai persiapan untuk implementasi 5G di area masa depan.
Layanan konvergensi XL Satu juga menunjukkan peningkatan positif. Jaringan konvergensi pada masa kini menjangkau 104 kota/kabupaten dengan 267 ribu pelanggan. Penetrasi konvergensi mencapai 81%, menunjukkan tingginya permintaan terhadap layanan ini.
Kondisi Keuangan yang digunakan Sehat
Dengan kinerja keuangan yang mana solid, sikap keuangan XL Axiata juga tetap memperlihatkan sehat. Perusahaan tak miliki utang pada denominasi Simbol Dolar lalu miliki arus kas bebas (FCF) yang digunakan meningkat 7% menjadi Rupiah 4,8 triliun.
Performa Keuangan XL Axiata:
Laba bersih naik 58% menjadi Rp1,03 triliun
Pendapatan meningkat 8% menjadi Rp17,06 triliun
Pendapatan layanan data serta digital naik 10%
EBITDA meningkat 17% menjadi Rp8,96 triliun
ARPU berkembang 10% menjadi Rp44 ribu




