Suami Kuatkan Bunga Zainal Meski Ikut Jadi Korban Penipuan Investasi: Kita Hadapi Bersama

JAKARTA – Bunga Zainal pada waktu ini sedang dihadapkan dengan dugaan perkara kecurangan pembangunan ekonomi yang membuatnya mengalami kerugian hingga Rp15 miliar. Bunga Zainal mengaku mentalnya terguncang akibat permasalahan ini.
Bunga tak henti-hentinya menangis dikarenakan uang yang seharusnya menjadi tabungan untuk masa depan anak-anak malah raib.
Di sedang perjuangannya menuntut keadilan dengan menempuh jalur hukum, dukungan dari sang suami, Sukhdev Singh, menjadi salah satu penguatnya. Bunga Zainal pun menuliskan instruksi haru untuk Sukhdev melalui akun Instagramnya.
Sebab, Bunga merasa beruntung memiliki sosok Sukhdev Singh pada hidupnya yang selalu menjadi garda terdepan untuk membelanya.
“Selama hidup saya belum pernah menemukan laki laki sebaik kamu, kamu adalah orang yang selalu ada pada garda depan setiap kali saya di tempat sakiti,” tulis Bunga Zainal, diambil dari unggahan @bungazainal05, Hari Minggu (1/9/2024).
Bahkan, di tempat ketika uang sang suami juga bergabung dialokasikan di pembangunan ekonomi fiktif tersebut, Bunga Zainal mengaku tak pernah dipojokkan kemudian disalahkan. Sukhdev tak pernah menghakimi ataupun menekannya berhadapan dengan hambatan ini.
Bahkan, tak pernah terlontar kalimat yang menyakiti hati Bunga. Yang ada hanya saja kalimat dukungan sebagai kekuatan yang digunakan begitu besar, bahwa Sukhdev akan terus-menerus ada untuk Bunga lalu mereka akan menghadapi permasalahan apa pun bersama.
“Sampai kamu tau perkara ini, bukan pernah meninggalkan dari mulut kamu menyalahkan kan saya, menghakimi saya, mengungkapkan kata-kata kasar yang kamu selalu bilang sebanding aku, kita hadapi bersama,” ungkap Bunga.
Sukhdev yang digunakan kenal betul seperti apa sosok istrinya, menginginkan Bunga kembali ceria, tak lagi murung dan juga merasa terpuruk dikarenakan hambatan ini.
“Kamu cuma mau aku sehat lalu gak nangis lagi juga kamu adalah orang yang paling tau aku tidak manusia jahat. Thankyouuuuuu,” ucap Bunga.






