Penerangan Aurel Hermansyah tentang Hoaks Nikah Siri Atta Halilintar kemudian Ria Ricis

JAKARTA – Aurel Hermansyah membuka pengumuman perihal isu nikah siri Atta Halilintar lalu Ria Ricis hingga gugat cerai di rumah tangganya. Efeknya, Atta kemudian Aurel melaporkan para pemilik akun yang tersebut menyebarkan hoaks yang dimaksud ke pihak berwajib.
Aurel Hermansyah mengungkap pernyataan terkait berita hoaks yang digunakan menerpa keluarganya itu pada acara yang tersebut dipandu Raffi Ahmad. Suami Nagita Slavina itu menyinggung kebenaran berita hoaks yang digunakan beredar. Dengan santai, Aurel membantah isu tersebut.
“Menurut Aa (Raffi) gimana? Ya nggak dong,” ujar Aurel Hermansyah.
Bagi Aurel, berita hoaks bukanlah hal baru, di area mana narasi negatif tiada dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Ya sekarang kan namanya orang, kalau menurut aku ya kemungkinan besar orang yang mungkin saja dulunya pernah berteman dekat terus punya history, ya telah kemungkinan besar kan itu masa lalu ya,” ungkapnya.
Sebab, Aurel sendiri pernah mengalaminya. Ketika Aurel pernah berteman dan juga menjalin kedekatan dengan orang pria, kerap kali muncul berbagai rumor tentang dirinya serta pria tersebut.
“Kayak misalnya aku, pernah dekat sejenis orang lain, sanggup sekadar orang bikin berita, ‘ih Aurel dulu pernah begini, begitu’,” jelasnya.
Aurel sendiri heran mengapa isu yang disebutkan mendadak muncul. Tak ingin ambil pusing, ia serta Atta cuma menertawakannya ketika mengawasi munculnya konten yang mana menuliskan narasi bahwa Atta pernah menikah secara agama dengan Ria Ricis.
“Aku memang benar typical-nya nggak typical yang dimaksud nggak (nanya). Sumpah demi Allah, aku nggak nanya, cuma pas mendadak aku lihat berita ‘aduh apa lagi sih nih. Sayang (panggilan untuk Atta) coba lihat deh’, kita berdua ketawa doang, udah gitu,” ungkapnya.
Lagi pula, Aurel yakin betul bahwa isu yang disebutkan tiada benar. Sehingga, ia tak ingin meributkan sesuatu yang dimaksud sudah ada pasti tak benar dikarenakan belaka akan menyebabkan suasana menjadi tidaklah nyaman.
“Soalnya gini lho aku nggak mau menanyakan satu hal yang dimaksud menurut aku aku tahu itu nggak benar. Selagi pada depan aku bukan ada berita itu kayak buat apa sih daripada nantinya jadi berantem jadi tambahan baik nggak usah ditanya,” ujar dia.






