Cut Intan Nabila serta Anak-anaknya Alami Trauma Berat, Polisi: Takut Melakukan Pertemuan Laki-laki

BOGOR – Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang tersebut dialami selebgram Cut Intan Nabila ternyata berimbas pada kondisi psikologis anak-anaknya.
Hal ini diungkap Kapolres Bogor Jawa Barat AKBP Rio Wahyu Anggoro pada perilisan perkara yang disebutkan di dalam kantornya, Rabu (14/8/2024).
Rio Wahyu menyatakan jikalau video penganiayaan yang mana popular pada Instagram terjadi dalam kamar anak dan juga dihadapan bayi merekan yang mana baru berumur satu minggu.
“Telah terjadi penganiayaan terhadap pribadi istri yang digunakan diadakan oleh pribadi suami, di tempat depan seseorang balita, bayi yang digunakan baru berusia satu minggu, dalam mana terjadi di area wilayah Sukaraja tepatnya di dalam rumah pasangan suami istri ini,” ujar Rio Wahyu.
Dalam kesempatan itu, Rio Wahyu juga menjelaskan kondisi terkini Cut Intan Nabila selaku korban pada mana sang selebgram masih mengalami trauma berat sehingga penyidik terpaksa menunda pemeriksaan.
“Keadaannya sangat trauma, sehingga pemeriksaan tadi waktu malam kami hentikan sementara meninjau faktor psikologi ibu,” ujar dia.
Kondisi sama juga dialami dua anak Cut Intan Nabila yang dimaksud mengetahui ibunya sudah dianiaya sang ayah.
Bahkan, dikatakan Rio Wahyu, dua anak itu takut bertemu pria dewasa lantaran masih mengingat wajah ATG.
“Kami menjaga anak-anak korban lantaran informasi yang mana kami dapatkan dari lingkungan sekitar dari ART bahwa anak-anak korban sangat takut bertemu identik laki-laki. Jadi, kami mohon maaf bantu kami agar kami bisa jadi menuntaskan tindakan hukum ini dengan baik,” tuturnya.






