IHSG Ditutup Koreksi Ketat Usai BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%

JAKARTA – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,03 persen ke 7.829 pada Rabu (18/9), setelahnya Bank Indonesia (BI) memangkas BI Rate 25 bps ke level 6 persen.
Sepanjang perdagangan IHSG cukup stabil di tempat zona hijau, sebelum kemudian tertekan menjauhi penutupan pertemuan kedua.
Sebanyak 282 saham menguat, 295 melemah, kemudian 222 lainnya stagnan. Skor kegiatan perdagangan mencapai Rp12,23 triliun, dari net-volume 28,56 miliar saham yang tersebut diperdagangkan.
Baca Juga: Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
LQ45 naik 0,34 persen di tempat 970,25, JII meningkat 0,06 persen di dalam 526,83, IDX30 menguat 0,34 persen dalam 495,10, dan juga MNC36 menanjak 0,54 persen di dalam 375,01. Secara sektoral indeks cukup variatif. Beberapa yang digunakan menguat dipimpin oleh properti, juga kesehatan, sementara penurunan terbesar datang dari teknologi, infrastruktur, kemudian konsumer siklikal.
Tiga saham yang tersebut mengatur top gainers antara lain PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 22,22 persen ke Rp77, PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) menguat 19,01 persen ke Rp338, dan juga PT Narasumber Global Energy Tbk (SGER) menanjak 17,00 persen pada Rp585.
Baca Juga: Gubernur BI Ramal The Fed Pangkas Suku Bunga 3 Kali Tahun Hal ini
Sementara, tiga top losersnya adalah PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) turun 13,68 persen pada Rp101, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) melemah 10,00 persen di tempat Rp180, kemudian PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) anjlok 10,00 persen ke Rp216.





