Kemal Hendrayadi Optimistis Bisa Memajukan Bekasi Menjadi Pusat Kota yang tersebut Maju
INFO NASIONAL – Sebagai putra tempat Bekasi, Brigadir Jendral Kemal Hendrayadi miliki keinginan kuat untuk memajukan Daerah Perkotaan Bekasi dengan mencalonkan diri sebagai akan datang calon Wali Pusat Kota Bekasi 2024.
“Yang menjadi dasar pemikiran saya adalah saya bermetamorfosis menjadi representasi dari putra daerah. Saya pikir Bekasi ini harus ada representasi putra area yang juga mengambil bagian berpartisipasi pada pilkada,” ujarnya.
Menurutnya, pengabdiannya di militer selama 34 tahun tak membuatnya puas untuk mendirikan negeri. “Karena memang benar saya terpanggil itu ingin mengabdikan diri dalam tanah kelahiran saya ini, tanah tempat saya dibesarkan,” ujarnya.
Kemal Hendrayadi optimistis memulai pembangunan Pusat Kota Bekasi agar berubah menjadi kota yang digunakan lebih tinggi maju serta modern. “Saya menyusun rangkaian kata-qkata menuju Pusat Kota Bekasi yang dimaksud lebih banyak maju, lebih banyak modern, lebih banyak sejahtera, lebih tinggi bermartabat, serta humanis,” katanya.
Menurutnya, kunci utama untuk merancang Daerah Perkotaan Bekasi bermetamorfosis menjadi kota yang tersebut forward adalah dengan menyejahterakan warga lewat pengoptimalan pelayanan publik.
“Jadi ditinjau dari sisi pelayanan kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan itu kan elemen-elemen yang tersebut mampu menopang sejahteraan,” katanya.
Brigjen Kemal Hendrayadi Bacalon Wali Perkotaan Bekasi
Pendidikan menjadi fokus utamanya. Ia melihat, meskipun bekasi berada pada pinggir ibu kota, masih ada warga yang digunakan tidaklah bisa saja baca. Ini adalah menjadi salah satu penghambat kesejahteraan.
“Kalau permasalahan sekolah cuma tidak ada terlayani dengan baik, komunitas itu tidaklah terwadahi, susah masuk pendidikan, susah sekolah, bagaimana mau sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, kesulitan institusi belajar sanggup berubah menjadi permasalahan yang tersebut kompleks jikalau bukan segera di dalam benahi.
“Jangan sampai warga di Bekasi ini susah untuk sekolah juga. Akhirnya apa implikasinya? Ga sekolah cari pelarian, penghidupan. Karena nggak sekolah jadi premat, jadi anak tukang begal. Kan jadi kompleks,” ujar dia.
Dari sisi kesehatan, ia mengamati masih sejumlah warga yang tinggal pada pinggir jalan. Menurutnya, itu mampu mendatangkan berbagai hambatan kesehatan. “Memang itu saya katakan berat PR nya disini, tapi kan itu bagian yang mana harus kita kerjakan,” katanya.
Karena itu, ia optimistis untuk bisa jadi mengatur Pusat Kota Bekasi agar segala kesulitan bisa jadi dengan segera ia selesaikan dengan kapasitas yang lebih banyak luas.
“Saya terlibat terjun berubah jadi bagian dari pemerintahan untuk mengatur dan juga saya terus terang saya katakan kalau jadi warga nomor dua saya ga mau saya ga mau jadi nomor dua akibat saya nggak dapat mewarnai Bekasi kalau jadi warga kedua,” kata dia.
Menurutnya, Bekasi berubah menjadi salah satu penyanggah ibu kota seperti Bogor, Depok juga Tangerang. Karenanya, ia optimistis untuk membenahi Bekasi bermetamorfosis menjadi kota yang digunakan sangat strategis. (*)
Artikel ini disadur dari Kemal Hendrayadi Optimistis Bisa Memajukan Bekasi Menjadi Kota yang Maju





