Olahraga

Cerita Veddriq Leonardo lalu Jonatan Christie Saling Lempar Pujian usai Olimpiade Paris 2024

JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie , merespons pernyataan Veddriq Leonardo yang digunakan orang penggemar bulu tangkis. Ia mengaku senang lantaran di tempat Olimpiade Paris 2024 sanggup bertemu para pebulu tangkis kebanggaan Indonesia.

Salah satu nama pebulu tangkis Indonesia yang digunakan disebut Veddriq adalah Jonatan Christie. Meski awalnya tak dapat bertemu idolanya di area cabang olahraga tinju, tetapi sebagai fans bulu tangkis, Veddriq senang sanggup bertemu Jonatan serta Fajar Alfian.

Mengetahui namanya disebut, Jonatan balik melempar pujian. Apalagi di area Olimpiade Paris 2024 kali ini, Veddriq berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

Jonatan pun mengakui mengetahui betul bagaimana perjuangan para atlet panjat tebing Indonesia untuk mencetak prestasi. Hal itu ia ketahui lantaran sang psikologi pribadinya, juga memegang cabor panjat tebing.

“Sebenarnya psikolog pribadi saya dari dulu sampai sekarang masih pegang panjat tebing, bahkan beliau sudah ada pegang dari 2018. Jadi sedikit banyaknya tahulah diceritain anak-anak panjat tebing itu gimana perjuangannya,” ungkap Jonatan untuk awak media, Kamis 15 Agustus 2024.

Cerita Veddriq Leonardo serta Jonatan Christie Saling Lempar Pujian usai Olimpiade Paris 2024

“Cukup amaze juga sebanding perjuangan mereka sejauh ini, dengan dalam tempat latihannya mereka, dengan kekurangannya serta kelebihannya, tapi mereka itu masih mau semangat, kompak satu serupa lain kemudian membuahkan hasil di area Olimpiade,” tambahnya.

Jonatan mengungkapkan mengambil bagian merasa bangga serta senang, cabor panjat tebing bisa jadi mempersembahkan medali emas pada Olimpiade Paris 2024 lewat Veddriq. Ia berharap cabor panjat tebing bisa saja menjadi cabor unggulan Indonesia di tempat multievent olahraga berikutnya.

“Saya bergabung bangga, saya juga mengambil bagian happy merek bisa saja mendapatkan medali emas di dalam Olimpiade,” sambung Jonatan.

“Semoga ke depannya di tempat Asian Games, di tempat Olimpiade, panjat tebing juga bisa saja jadi cabor unggulan,” tutup pemain berusia 27 tahun itu

Related Articles

Back to top button