Rencana Suntik Mati PLTU Batu Bara, 3 Kementerian Akan Keluarkan Keputusan pada Waktu Dekat
Jakarta – Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, kemudian Konservasi Daya Kementerian Energi kemudian Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani Dewi mengumumkan akan ada Keputusan Menteri mengenai pemberhentian proyek-proyek batu bara pada waktu dekat ini. Ia menyatakan tiga kementerian akan terlibat pada perumusan Keputusan Menteri yang mana hingga sekarang ini pada tahap finalisasi.
“Ini kayak menu, terus tiga menteri harus mengambil langkah mana yang digunakan mau diambil tahun ini. Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, mirip Kementerian ESDM,” kata Eniya saat ditemui usai menyetujui secara resmi perjanjian kerja identik dengan Yayasan Inisiatif Bisnis lalu Sektor Bisnis Kerakyatan (IBEKA) di Kantor Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Kamis, 18 Juli 2024.
Dalam progres perancangan Keputusan Menteri ini, Eniya menyatakan bahwa Kementerian Keuangan sudah ada menyurati Menteri ESDM kemudian menyerukan keputusannya ke Kementerian ESDM. “Pak Menteri kita menyarankan untuk kita bersurat juga ke Kementerian BUMN sebab diperlukan kepastian, kan beliau yang dimaksud akan menentukan shutdown,” tambahnya.
Keputusan terakhir akan kembali ke tangan Kementerian ESDM untuk mengkonsolidasikan hasil tindakan ketiga kementerian tersebut.
Keputusan menteri ini nantinya berisi roadmap dari hasil tiga studi yang dimaksud telah terjadi dikumpulkan dari pakar. Ketiga studinya akan dibuat berubah menjadi satu list yang tersebut berisikan PLTU batu bara mana yang digunakan penting dimatikan.
Kementerian ESDM semakin gencar menggerakkan pematian PLTU batu bara guna memperkuat pengembangan energi terbarukan di dalam Indonesia. “Nah ini sudah ada mulai agresif oleh sebab itu IPP-IPP itu telah mulai mengalihkan investasinya, tidak ada lagi ke coal, ya. Tetapi tambahan ke renewable,” kata Eniya.
Artikel ini disadur dari Rencana Suntik Mati PLTU Batu Bara, 3 Kementerian Akan Keluarkan Keputusan dalam Waktu Dekat





