Rio Waida perkuat massa otot jelang Olimpiade 2024

Badung, Bali – Atlet selancar ombak dengan syarat Bali Rio Waida menguatkan massa otot melalui latihan fisik secara intensif menjauhi Olimpiade Paris 2024.
“Saya siapkan mental, fisik serta surfing setiap hari latihan tapi sederhana,” kata Rio Waida ke sela latihan fisik di pusat kebugaran salah satu hotel ke kawasan Pantai Kuta, Wilayah Badung, Bali, Rabu.
Latihan dibagi pada beberapa pembukaan dalam antaranya pemanasan, kemudian latihan utama dengan menggunakan beban dari 10 kilogram hingga 15 kilogram dan juga diselingi istirahat selama sekitar dua menit.
Kemudian latihan terakhir dengan pendinginan kemudian ditutup dengan berendam air dingin untuk meredakan apabila ada nyeri pasca latihan intensitas tinggi.
Latihan fisik dijalankan dengan durasi 1,5 jam mulai pukul 06.00-07.30 Wita dipandu instruktur fisik untuk kekuatan serta pengkondisian selama Yunani, Tina Chronopoulou.
Tina mengungkapkan massa otot atlet berusia 24 tahun itu harus ditingkatkan mencermati karakteristik ombak pada Pantai Teahupo’o, Tahiti yang digunakan terkenal ganas dengan ketinggian bisa saja mencapai belasan meter.
“Kami fokus tubuh bagian bawah yakni kaki untuk meningkatkan massa otot. Kami ingin ia tambahan kuat oleh sebab itu ombaknya besar,” ucapnya.
Khusus untuk olahraga selancar ombak tiada diadakan pada Paris melainkan dalam Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis yang mana dinilai sesuai dengan keperluan ombak.
Selain meningkatkan massa otot, atlet blasteran Indonesia-Jepang itu juga menjalani pola makan dengan mengelak makanan gorengan, mengandung tinggi gula dan juga junk food.
Sementara itu, Kepelatihan Kepala Tim Nasional Surfing Tanah Air Arya Subyakto mengungkapkan walau mempunyai lawan berat dari Brasil dan juga Amerika Serikat, namun ia optimistis Rio dapat memberikan yang digunakan terbaik pada kompetisi bergengsi itu.
Selain latihan lalu kemampuan, komponen ombak juga memegang peranan penting bagi atlet.

“Tidak hanya saja tantangan lawan yang mana berat tapi harapannya ombak juga berpihak terhadap kami,” katanya.
Rencananya, Rio Waida bertolak ke Tahiti pada Kamis (18/7) melalui Australia lalu kemudian Selandia Baru.
Ia dijadwalkan berlaga pada Hari Sabtu (27/7) sebagai turnamen keduanya dalam Olimpiade setelahnya yang mana pertama di Olimpiade Tokyo pada 2021 yang dimaksud harus puas berada ke 16 besar.
Rio berubah menjadi atlet selancar ombak satu-satunya Indonesia yang tersebut dikirim ke Olimpiade Paris 2024.
Artikel ini disadur dari Rio Waida perkuat massa otot jelang Olimpiade 2024




