Malang – Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) meraih 13 medali emas tujuh perak kemudian lima perunggu pada kompetisi ASEAN University Games (AUG) 2024, sekaligus bermetamorfosis menjadi yang tersebut terbanyak pada antara 136 universitas lainnya ke Indonesia.
"Dari 126 medali emas, 97 perak lalu 71 perunggu yang digunakan diraih Indonesia, peserta didik Unesa meraih 13 emas, tujuh perak dan juga lima perunggu," kata Cak Hasan, sapaan akrabnya, ketika ditemui wartawan di Malang, Hari Sabtu (6/7).
Sebagai apresiasi, lanjutnya, seluruh peraih medali pada Pekan Olahraga Mahasiswa se-Asia Tenggara itu mendapat beasiswa, bahkan untuk jenjang strata satu (S1) dibebaskan dari skripsi.
"Mahasiswa kami yang digunakan mendapatkan medali akan diberi beasiswa, untuk S1 juga dibebaskan untuk skripsi, sedangkan yang telah lulus kemudian lanjut ke S2 akan dibebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sampai lulus," ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesi (FOPI) itu.
Cak Hasan menambahkan, bahwa Unesa berazam untuk terus memfasilitasi semua siswa agar terus meraih prestasi dalam bidangnya masing-masing, di antaranya di hal olahraga yang tersebut memang benar telah berubah menjadi identitas kampus.
"Ada beberapa atlet Unesa yang dimaksud terlibat AUG juga masuk ke Puslatda, ada juga yang tersebut dipersiapkan untuk Sea Games serta ASEAN Games. Para pelajar ini, mereka sangat rajin latihan oleh sebab itu kami memfasilitasi semua dengan harapan sukses prestasi ke bidang olahraga sekaligus akademisnya," ujarnya.
Janji untuk selalu memberikan terbaik bagi pelajar berprestasi itulah yang pihaknya terus-menerus pegang untuk menjalin kerja sebanding dengan para pemangku kepentingan.
"Jadi upaya-upaya itu juga kami dorong terus untuk perguruan besar lainnya agar memperhatikan atlet-atlet yang mana berprestasi, baik itu terkait dengan tahapan pembelajarannya yang digunakan dikemas atau diformulakan secara khusus," tuturnya.
Sehingga, lanjutnya, para atlet yang dimaksud dapat sukses pada prestasi olahraganya kemudian akademis akibat hal itu penting bagi para pelajar yang tersebut juga seseorang atlet.
"Karena kami pada Unesa ini sebagai percontohan, jadi formulanya telah kami berikan untuk para rektor kemudian pada waktu ini merekan telah menyebabkan formula-formula itu," ujar Prof Nurhasan.
"Intinya tugas para atlet di Unesa, latihan, latihan, latihan juga belajar," tambahnya.
Artikel ini disadur dari Mahasiswa Unesa raih medali terbanyak di AUG 2024