Banyak Anak Kena Gagal Ginjal, Berapa Biaya Cuci Darah?
Jakarta – Baru-baru ini, media sosial X dihebohkan dengan kabar banyaknya jumlah agregat pasien anak yang dimaksud menjalani cuci darah ke Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). Hal ini tentu menyebabkan kegelisahan lalu pertanyaan ke kalangan netizen. Pasalnya, penderita penyakit gagal bubungan ginjal kronis harus melakukan prosedur cuci darah dengan biaya yang mana tak sedikit.
Kasus gagal ginjal pada anak ini memang sebenarnya berubah jadi perhatian pemerintah sebab memiliki risiko kematian yang membesar kemudian memerlukan biaya perawatan yang besar. Menurut data Kementerian Kesejahteraan per 26 September 2023, tercatat ada 312 perkara gagal perih pada anak, baik yang mana meninggal maupun yang sedang di perawatan.
Adapun salah satu perawatan yang rutin dilaksanakan oleh penderita gagal ginjal adalah hemodialisa atau cuci darah. Proses ini melibatkan pembersihan darah dari sisa metabolisme dan juga cairan berlebih dengan bantuan mesin hemodialisa juga bubungan buatan. Mengingat cuci darah harus dilaksanakan secara rutin, lantas berapakah biaya cuci darah bagi pasien gagal ginjal?
Biaya Cuci Darah
Dilansir dari laman RSUD Wilayah Pringsewu, biaya cuci darah untuk pasien gagal ginjal mencapai Rupiah 900 ribu untuk satu kali tindakan hemodialisa atau cuci darah rutin. Jangka Waktu hemodialisa antara 4 sampai 5 jam, dilaksanakan banyaknya dua sampai tiga kali pada seminggu.
Akan tetapi, Badan Penyelenggara Pemastian Sosial atau BPJS Kesejahteraan telah lama menjamin biaya cuci darah bagi pasien yang tersebut mengalami gagal ginjal. Hal ini diatur pada Peraturan Menteri Aspek Kesehatan Republik Indonesi Nomor 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Aspek Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Proyek Pemastian Kesehatan.
Terdapat tiga layanan kebugaran untuk penyakit gagal bubungan ginjal yang tersebut biayanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan, diantaranya transplantasi organ ginjal, cuci darah, dan juga layanan CAPD. Berikut adalah penjelasan dari ketiga layanan tersebut.
Transplantasi Ginjal
BPJS Aspek Kesehatan menanggung biaya perawatan inap bagi penerima transplantasi organ, diantaranya ginjal. Selain itu, baik pendonor maupun penerima berhak mendapatkan layanan pemeriksaan sebelum transplantasi. Biaya operasi penanaman ginjal sekitar Mata Uang Rupiah 250-300 juta. Namun, dengan skema pertanggungan yang tersebut ada, BPJS Bidang Kesehatan menanggung hampir 85 persen dari biaya tersebut.
Cuci Darah
Pasien gagal lantai ginjal yang menjalani prosedur cuci darah juga bisa saja mendapatkan layanan kantong darah jikalau diperlukan. BPJS Bidang Kesehatan menanggung biaya cuci darah untuk pasien yang dimaksud menjalani hemodialisis hingga setara dengan empat kantong darah per bulan. Biaya penggantian kantong darah yang mana ditanggung BPJS Kesejahteraan adalah sebesar Simbol Rupiah 360.000 per kantong.
Layanan CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis)
BPJS Bidang Kesehatan juga menanggung biaya untuk perawatan cuci darah melalui perut atau CAPD. Biaya yang ditanggung mencakup komponen habis pakai, jasa pelayanan, serta pengiriman sebesar Mata Uang Rupiah 8.000.000 per bulan, dan juga transaksi set kemudian jasa pelayanan sebesar Mata Uang Rupiah 250.000 per set.
Prosedur Cuci Darah Menggunakan BPJS Kesehatan
Pasien bisa saja dengan mudah-mudahan menjalani cuci darah menggunakan BPJS Kesehatan. Audien tidak ada harus lagi memohonkan surat rujukan ulang setiap tiga bulan dari faskes tingkat pertama. Pasien cuma wajib mendaftar lalu merekam sidik jari (fingerprint) pada rumah sakit yang menyediakan layanan hemodialisis. Berikut langkah-langkahnya.
– Saat datang ke rumah sakit, pasien mengakibatkan kartu BPJS Kesejahteraan kemudian Surat Keterangan Dalam Perawatan (SKDP).
– Petugas rumah sakit kemudian memindai sidik jari pasien yang digunakan datanya terekam dalam program V Claim, yang tersebut akan memeriksa masa rujukan dan juga memperpanjangnya apabila perlu.
– Petugas akan menerbitkan Surat Eligibilitas Anggota (SEP)
– Setelah itu kontestan BPJS Kesejahteraan bisa saja dengan segera mendapatkan layanan cuci darah
RIZKI DEWI AYU | MELYNDA DWI PUSPITA
Artikel ini disadur dari Banyak Anak Kena Gagal Ginjal, Berapa Biaya Cuci Darah?





