AHY Dampingi Prabowo: Satu Peta 2.0 Permudah Penanaman Modal pada Indonesi
Jakarta – Menteri Agraria serta Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendampingi presiden terpilih Prabowo Subianto pada Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta (KSP) 2.0 pada Kamis kemarin. Dalam acara itu, juga sekaligus menyerukan White Paper One Maps Policy Beyond 2024 untuk Prabowo yang mewakili Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Dalam sambutannya ini, AHY berharap agar Kebijakan Satu Peta 2.0 dapat segera diterapkan untuk memudahkan penanaman modal pemerintah maupun swasta. Dia memaparkan kebijakan ini juga penting bagi pemerintah daerah.
“Jika kita bisa saja menghadirkan peta-peta skala besar yang kemudian sanggup digunakan untuk menciptakan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang), ini penting sekali bagi para investor, juga para pemerintah daerah, untuk menentukan tata ruang dan juga keinginan untuk lapangan usaha juga peningkatan kegiatan ekonomi lainnya,” ujar Menteri AHY untuk awak media selepas acara seperti diambil pada keterang tercatat pada Jumat, 19 Juni 2024.
Ketua Umum Partai Demokrat itu menyatakan Kebijakan Satu Peta yang digunakan diselaraskan pada tata ruang akan memberikan kepastian hukum terhadap para pengusaha perusahaan yang mana ingin menanamkan modalnya dalam Indonesia. AHY menyampaikan kementeriannya akan mempersiapkan rencana strategis usai kebijakan ini diluncurkan.
“Oleh dikarenakan itu, kami tentu mempersiapkan rencana strategis terkait dengan tata ruang pemanfaatan lahan dalam beraneka wilayah dan juga One Map Policy ini menjadi penting sekali lantaran seringkali permasalahan yang muncul itu terkait tumpang tindih,” kata AHY.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016, Kebijakan Satu Peta adalah arahan strategis pada terpenuhinya satu peta yang dimaksud mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, juga satu geoportal. Dengan adanya kebijakan ini, seluruh kebijakan pemerintah yang digunakan berbasiskan spasial akan mengacu pada satu peta yang tersebut sama.
Pada kegiatan ini, Prabowo Subianto yang digunakan juga Menteri Defense itu menyatakan bahwa Kebijakan Satu Peta ini ada untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan. Dia menyampaikan kebijakan ini juga akan menghasilkan tata kelola pemerintah yang efisien.
“Dengan One Map Policy ini akan menciptakan suatu efisiensi juga tak terjadinya tumpang tindih pemanfaatan ruang, sehingga rute konstruksi sanggup cepat. Kecepatan sekarang adalah suatu elemen daripada pemerintahan yang tersebut efektif,” kata Prabowo.
Sementara itu, Menteri Koordinator Sektor Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan jumlah keseluruhan peta yang digunakan tercantum di Geoportal KSP 2.0 sudah ada meningkat. “Ini menandai delapan tahun peluncuran Kebijakan Satu Peta lalu telah dilakukan dibuat 151 peta tematik dari 23 kementerian dan juga lembaga,” kata dia.
Hadir di kegiatan peluncuran ini, beberapa jumlah Menteri juga Kepala Lembaga Kabinet Negara Indonesia Maju. Turut hadir mendampingi Menteri AHY, Direktur Jenderal Survei juga Pemetaan Pertanahan dan juga Ruang, Virgo Eresta Jaya; Staf Khusus Lingkup Manajemen Internal, Agust Jovan Latuconsina; Direktur Landreform, Rudi Rubijaya; juga Kepala Biro Perencanaan dan juga Kerja Sama Kementerian ATR/BPN, Dony Erwan Brilianto.
Artikel ini disadur dari AHY Dampingi Prabowo: Satu Peta 2.0 Permudah Investasi di Indonesia





