Amir Khan Batal Comeback: Aku Cuma Mau Mayweather Atau Pacquiao

Amir Khan menolak comeback di arti kata yang tersebut sebenarnya, kecuali bertarung dengan Floyd Mayweather Jr dan juga Manny Pacquiao . Dua petinju legendaris itu yang digunakan menghindarinya selama kariernya meskipun berbagai yang dimaksud mengejarnya.
Amir Khan, 37 tahun, mengumumkan pengunduran dirinya pada Mei 2022, satu bulan setelahnya ia diberitahu bahwa ia positif menggunakan zat terlarang ostarine pada di malam hari pertarungan terakhirnya, sebuah kekalahan KO dari Kell Brook pada Februari 2022. Khan kemudian dilarang berjuang selama dua tahun sampai April 2024.
Amir Khan, 34-6 (21 KO), sempat dikaitkan dengan Mayweather kemudian Pacquiao di beberapa kesempatan pada karirnya, khususnya pada tahun 2014-15, ketika ia tampaknya akan bertarung melawan “Money”. Namun sang superstar lebih lanjut memilih pertarungan melawan Marcos Maidana lalu Andre Berto.
Negosiasi untuk pertarungan melawan Pacquiao mencapai tahap lanjut pada tahun 2018, namun gagal. Mayweather serta Pacquiao bertarung satu mirip lain pada tahun 2015 dan juga keduanya pada saat ini telah dilakukan pensiun namun masih terlibat di rangkaian pertandingan ekshibisi, dengan yang dimaksud terakhir berjuang untuk tampil mengesankan ketika menghadapi petinju baru Rukiya Anpo dalam bulan Juli.
Khan, yang mana menyatakan bahwa setiap pertandingan ekshibisi harus diadakan pada waktu 12 bulan, jikalau tidak, ia akan menghentikan pintu sepenuhnya, tidak ada akan menahan nafas untuk menanti rekan gym juga teman lamanya untuk berjuang melawannya. ”Manny tampil buruk pada pertarungan terakhirnya, sangat buruk,” kata Khan terhadap Action Network.
”Manny tidaklah ingin melawan saya, juga saya menyukainya. Kami berbicara di area WhatsApp. Mereka mencari bayaran besar dari Saudi, Qatar atau Dubai, namun itu akan sulit oleh sebab itu jelas Saudi lalu Turki Alalshikh tidaklah akan pernah melakukan pertarungan eksibisi. Jika itu terjadi dan juga saya akan mempertimbangkan untuk melakukan laga ekshibisi, maka itu harus dilaksanakan pada 12 bulan ke depan, apabila tidak, saya akan berhenti dari olahraga ini. Saya sudah ada 90 persen berhenti dari olahraga ini, saya bukan memiliki kecintaan terhadap tinju lagi. Untuk memotivasi diri saya, semata-mata Manny atau Floyd Mayweather yang digunakan dapat memotivasi saya.”
Khan, yang meraih kemenangan sabuk utama dalam kelas welter divisi junior ketika berada dalam puncak kejayaannya, mengesampingkan untuk kembali ke jajaran profesional pasca menemukan kedamaian di dalam luar ring. ”Tidak, saya rasa saya tidak ada akan melakukannya kecuali apabila ada pertarungan melawan Floyd Mayweather. Dua petinju yang tersebut akan saya hadapi adalah Floyd atau Manny Pacquiao,” katanya.
”Selain itu, tidak, saya tiada tertarik serupa sekali. Saya tak akan bertarung melawan KSI. Masalahnya adalah saya sudah melakukannya di dalam level tertinggi dan juga bukan miliki api di tempat di perut saya lagi. Tuhan telah dilakukan berbaik hati, saya kuat secara finansial, melakukan hal-hal lain seperti properti kemudian tinggal separuh waktu saya pada Dubai serta Inggris, juga banyak bepergian ke Amerika Serikat. Saya tetap memperlihatkan sibuk dengan banyak hal.”





