INTERUPSI Waktu petang Hal ini Artis Nyalon Pilkada, Bisa Apa? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Ronal Surapradja, Gitalis Dwi Natarina, kemudian Narasumber Lainnya, Live Hanya di dalam iNews

JAKARTA – INTERUPSI Waktu senja Ini adalah “Artis ‘Nyalon’ Pilkada, Bisa Apa?” Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Ronal Surapradja, Gitalis Dwi Natarina, kemudian Narasumber Lainnya, Live Hanya di dalam iNews
Salah satu fenomena menarik yang kerap terlihat pada pesta demokrasi seperti pilkada adalah keterlibatan para artis yang dimaksud forward sebagai calon kepala daerah. Popularitas sebagai selebriti menjadi bekal awal mereka. Namun, pertanyaan yang mana kerap muncul adalah: “Artis maju pilkada, bisa jadi apa?”
Dalam episode terbaru INTERUPSI di malam hari ini bersatu Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Ronal Surapradja, Gitalis Dwi Natarina serta narasumber kredibel lainnya akan mendiskusikan secara tuntas persoalan fenomena masyarakat figur yang digunakan ramai-ramai nyalon pada pemilihan kepala daerah 2024 .
Menjadi individu artis miliki keuntungan besar pada dunia politik, teristimewa dalam tingkat Pilkada. Popularitas yang tersebut telah terjadi merekan bangun selama bertahun-tahun melalui dunia hiburan menjadi senjata utama pada meraih perhatian publik. Dengan total pengikut yang tersebut besar dalam media sosial kemudian jangkauan media yang tersebut luas, para artis banyak kali lebih tinggi mudah menarik massa dibandingkan dengan kandidat lain yang dimaksud mungkin saja belum dikenal luas. Namun, popularitas juga bisa saja menjadi tantangan. Tidak sedikit publik yang mana meragukan kapasitas para artis pada mengatur pemerintahan.
Banyak yang mana beranggapan bahwa meskipun merekan dikenal luas, kemampuan pada mengawasi wilayah tak serta-merta terjamin semata-mata dengan popularitas. Isu mengenai kompetensi lalu integritas menjadi pertanyaan besar yang dimaksud harus mereka itu jawab. Tak hanya saja itu saja, menjadi kepala wilayah tidak hanya saja tentang bagaimana mengungguli hati rakyat, tetapi juga bagaimana menjalankan birokrasi, anggaran, dan juga kebijakan publik. Ketidaksiapan pada menghadapi hal-hal ini dapat menjadi bumerang bagi artis yang digunakan terjun ke politik. Nah, bagaimana para pakar mengeksplorasi persoalan ini?
Saksikan selengkapnya dalam INTERUPSI di malam hari ini sama-sama para narasumber Ronal Surapradja-Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Gitalis Dwi Natarina-Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Gilang Dirga-Bakal Calon Wakil Kepala Daerah Bandung Barat, Melanie Subono-Aktivis/Seniman, Hengky Kurniawan-Bakal Calon Pimpinan Daerah Bandung Barat (Zoom), Muhammad Farhan-Bakal Calon Wali Perkotaan Bandung (Zoom), Djayadi Hanan-Pengamat Politik (Floor), Saat 20.00 WIB, Live hanya sekali di tempat iNews.





